Hmmm., lagi iseng nih, pengen nyoba2 bikin cerpen, tapi baru prolog aja. ntar klu ada inspirasi lagi dilanjutin :D
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Kebahagian dalam hidup, ku tak mengerti apa maksudnya, masih mencari2 makna tersembunyi dari keadaan tersebut.
Pagi ini kubangun dengan perasaan bahagia, kulepas semua impian waktu malamku :) ku beranjak ke perairan, membasuh sekujur tubuh demi menghadapNya, Kujalani aktifitas pagi dan beberapa jadwal janji untuk Halal bi Halal bersama teman2 forum.
Kunikmati setiap jamuan yang ada, begitupun dengan materi yang diberikan, sebagai penambah ketenangan dalam hati. Acarapun berakhir, ku angsur utk pulang kerumah, ternyata Ayahku telah berada di "rumah mahasiswa" ku, setelah sekitar 2 minggu tidak bertemu, semenjak lebaran. Kami berbincang sekedar pelepas rindu, ayah telah pulang ke Bukittinggi, melanjutkan aktifitas dan pekerjaannya dan oooAaaaahmm.,. aku lelah dan beranjak ke kasur empuk milik temanku., hehehe.,
Tak sampai beberapa menit, kutumbang dan berpindah ke dimensi lain dalam otakku. Kini ku berada di suatu negeri "entah dimana" (namun kayaknya masih di Indonesia, krn mereka ngomong pake "Bahasa persatuan" ini). Mulai kutelusuri setiap jalan yang ada, orang2 melihat seakan aku adalah "Alien" dari planet yang aneh. tak tahulah :).
Entah kenapa kusampai di sebuah rumah kayu dengan arsitektur gaya Belanda , Kutarik pintunya dan masuk kedalam. Hmmm, hampir mirip dengan rumahku.
"Siapa kamu?", seorang perempuan menegurku, muda, cantik, seumuran dengaku, dan dia mirip dengan seseorang yang pernah kukenal, Putri, ya dia mirip dengan Putri.
"heh, Putri? kenapa kamu disini?", entahlah ku tak yakin apakah itu pantas kutanyakan kepada "orang yang berkemungkinan" pemilik rumah ini.
"Siapa kamu? masuk rumah orang tanpa izin dan juga tau namaku? kamu maling ya?"
deeg, itu memang dia, tapi kenapa dia tidak kenal dengan ku? apakah terlalu lama kita tidak saling berkomunikasi? ah, mungkin aku memang tidak ada, atau mungkin belum ada dikehidupannya didunia ini :(
"Maaf :), saya baru didaerah ini, saya lagi jalan2 dan ingin berkenalan dengan warga disini, maaf kalau saya lancang.", kumulai kuasai kondisi tubuh dan perasaan, sembari memberikan senyum terbaikku, yang "kata" orang2 indah, hehehe
"Oooh, silahkan masuk. maaf tadi saya curiga dengan anda. Anda tinggal dimana?" Raut wajahnya mulai tenang, namun pertanyaannya membuatku resah, ah, aku kan tadi berbohong padanya, bagaimana cara menjawabnya. Kuberanikan menyebut sebuah kalimat, "Saya tinggal dekat mesjid di perempatan gang :)",
"Ooh, disana :), hmm., ngomong2 saya harus manggil apa nih?" dia tanyakan namaku, "Kenalkan, saya doni baru pindah dari kampung rambutan", Ah, apa yang kukatakan? dimana pula Kampung Rambutan itu? -_-'
"aku tau tempat itu, tapi cuma sempat lewat saja :P, ngomong2 kenapa kamu bisa tau namaku?",tanyanya.
"Ah, cuma menebak saja, :)", ku jawab sekenanya.
Kami bercerita cukup lama, habis sudah kerinduanku selama ini :) cukup dengan percakapan ini perasaanku mulai tenang.
"sudah sore, aku permisi dulu. Ngomong2 kamu tinggal sendiri?",kutanya krn ku heran dari tadi tidak ada seorang pun keluarganya yang keluar.
"ngak kok :) aku ditemani seorang nenek. beliau lagi istirahat dan paling keluarnya malam"
"ooo, gitu ya. ok lah :) titip salam sama beliau ya :)",
"ok :)"
aKu keluar tanpa tujuan, tak tahu harus kemana, Namun tak terasa waktu berlalu cepat, tanpa kusadari tubuhku berjalan menembus waktu hingga siang hari. dengan keadaan bersih seperti sudah mandi :P. Ku melangkah lagi entah kemana. dan dari kejauhan ku melihat sosok wanita kemarin. Itu putri. kulangkahkan kaki menujunya. "Putri, darimana?",Kutegur dia dari belakang,
"eh, doni. habis dari pasar", ku bantu dia mengangkat semua bawaannya menuju rumah.
Mendekati rumah, entah mengapa ku mulai merasa berbeda. Ada perasaan mistis dirumah ini. Langkahku terhenti,
"Kenapa don?",tanyanya
"Ah, gak apa2". Kulangkahkan kaki masuk.Ternyata didalam ada perempuan tua, dengan tampilan yang bersih namun kuat dengan kesan mistis. Ku merasakan aura yang menakutkan pada wanita itu.
"ah, nenek. kenapa keluar? kan putri udah suruh buat istirahat. Kondisi nenek kan lagi g' sehat", Ucap gadis disampingku.
"G' apa2 cu", jawab wanita yang akhirnya kutahu klu itu neneknya putri, "Nenek mau liat orang baru ini" sembari tersenyum kepadaku.
"hahaha", kami bertiga tertawa dengan kalimat terakhir nenek.
"kamu tinggal dimana?",ucap sang nenek.
"aku tinggal di perempatan gang nek", ku berbohong.
"ooh, kamu baru pindah kemari ya?".
"iya nek", ku mulai terbiasa dengan kebohongan ini.
perkenalan ku dengan sang nenek berjalan baik. kumulai terbiasa dengan aura mistis yang kurasakan dari tadi, entahlah, seperti memasuki suatu keadaan dimana kumerasa nyaman.
Tiba2 semua menjadi blur, wajah putri dengan dan neneknya mulai mengabur, ku usap mataku namun pandanganku menjadi hitam.
"doni, doni, bangun sudah subuh", suara teman sekamar membuyarkan mimpi yang terasa nyata bagiku.
"hoaaam., sudah subuh ya", ku bangkitkan tubuhku, dan bersiap membasuh bagian-bagiaan tubuh untuk menghadapNya.
"aneh, mimpi semalam terasa nyata", pikirku dalam hati sembari menggosok gigi. Hari ini ku bersiap menuju kampus, ajaran baru di semester dua dimulai hari ini, ku akan memulai pelajaran yang menurutku membosankan kembali, hadeeh. Diperjalanan menuju kampus ku masih memikirkan arti mimpi semalam, mimpi yang terasa sangat nyata, tempatnya yang terasa tidak asing, kesan mistisnya, dan perempuan yang kukenal namun tak mengenaliku.
Tak terasa, 15 menit ku berjalan, akhirnya sampai di kampus. hari ini ada tiga mata kuliah yang harus kuikuti.
"pasti sampai sore deh", batinku. terbayang kelelahan dan pikiran yang berat namun semua harus kujalani untuk hasil yang kuharapkan nantinya.
Ku masuki kelas di lantai satu yang sering kumasuki dulunya. bangku bagian tengah merupakan tempat favoritku. ada angin dari kipas yang menggantung diatasku, jarak yang pas untuk melihat tulisan dosen yang terlalu hemat papan tulis, dan wanita-wanita disekelilingku. hahaha.
"don, kemana aja lu liburan?",tanya teman sebangku ku.
"dirumah, nganggur, dan menyedihkan", ucapku dengan wajah pasrah.
"hahaha, apa bedanya dengan gue. malah gw cuma ngabisin waktu nonton, makan, dan tidur", kami berdua tertawa.
Tiba-tiba, pandanganku terpaku pada seorang wanita yang baru masuk. Putri? iya, itu Putri, kenapa dia ada disini?. Tiba-tiba semua menghitam dan ku lupa apa yang terjadi lagi.
bersambung
--------------------------------------------------------------------------------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
ditunggu komentar, kritik, dan saran yang sopannya :)