04/04/13

Sajak Dikit

sendiri menyepi, bagai tiang dalam dinginnya malam.,.,
sedih merana memikir nasib, tapi apa daya, tak didengar sampai marah.,
berhati tapi tak dihargai, inikah cerminan sikap..,
dari mereka yang seharusnya di hormati, dikagumi, di sanjung, tanpa batasn..,

hah.,., smua tlah berakhir, apa hrus menunggu hilang baru tersadar,
kalau semua ini hanya titipan, yang hrus dijaga, dan dilindungi,
huh,., bodoh., apa itu kata yg pantas,
bukan, MUAK itu lah kata yg pantas, lbih baik hidup tak berpunya
namun bahagia, dripada hidup tak bahagia, namun tak jua berpunya.,

akankah ku tertahan, didalam dilema kehidupan,.,
bukan ku cengeng, namun tak ada tempat ntuk mengadu,.,
sulit membedakan salah dan benar.,.
karena ego merendahkan martabat.,

huh.,. kenapa.,., kenapa dunia ini menjijikan.,.,
diisi orang2 tak berguna.,.,
lebih baik hancur.,., tanpa sisa.,.,
itu pikirku.,.,

namun iya menyadarkan ku.,. disaat ku mulai lengah.,.
ternyata masih ada sedikit kebaikan.,.,
ku berjanji akan menjaga kebaikan tersebut.,.
dan melepaskan semua keburukan itu.,.,.

SALAM DARI KAMI


by: Doni Fahrizal

--------------------------------------------------------------------------------------------------

CIEEEE, Dasar Upil Ayam bikin sajak. >.<

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

ditunggu komentar, kritik, dan saran yang sopannya :)